Internasional
Wednesday May 22, 2019
Register
  • Patient Complaine Handling
  • Doctor and Patient
  • Doctor Writing Notes
  • Laboratory
  • Operasi

Feed Display

No feed URL specified.

Layanan Medis di Aleppo Timur Lumpuh

 

BEIRUT, KOMPAS - Akibat dihantam rentetan gempuran tiada henti, sistem pelayanan medis di kota Aleppo Timur yang dikontrol kelompok oposisi praktis lumouh. Deputi Utusan PBB untuk Suriah Ramzy Ezzeldine, Kamis (29/9), menyebutkan, sekitar 600 orang yang luka-luka butuh dievakuasi dari Aleppo Timur yang kini terkepung.

 

Evakuasi itu dibutuhkan karena perlengkapan medis diarea tersebut kian menipis. Ransum makanan yang tersedia juga hanya cukup untuk seperempat dari sekitar 250.000 warga.

 

"Diperkirakan, 600 orang yang luka-luka tidak bisa memperoleh perawatan yang mewadai," kata Ramzy kepada wartawan seusai mempunyai rapat mingguan terkait misi kemanusiaan di Markas PBB,Geneva, Swiss.

 

Aktivis dan petugas medis di Aleppo Timur mengatakan, gempuran artikel dan serangan udara pasukan Pemerintah Suriah menerpa area dekat pusat distribusi roti untuk warga dan dua rumah sakit. Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon dalam sidang Dewan Keamanan PBB melkiskan kondisi Aleppo Timur lebih buruk daripada "tempat jagal hewan".

 

Serangan Brutal 

 

Pasukan rezim Presiden Bashar Al-Assad dan Rusia sedang melancarkan serangan besar-besaran di Aleppo. Lembaga Amal Dokter Lintas Batas (MSF), penopang pengelolaan dua rumah sakit yang di gempur, Rabu lalu, mengatakan, serangan brutal dan beruntun menyebabkan Aleppo Timur yang berpenduduk sekitar 250.000 jiwa kini hanya memiliki tujuh dokter bedah.

 

Aref al-Aref, perawat Rumah Sakit M2- satu dari rumah sakit yang digempur mengungkapkan, artileri pasukan Assad menghantam pusat distribusi roti dipusat kota sebelum fajar dan menewaskan enam orang.

 

Saat para korban luka-luka dilarikan ke rumah sakit, satu alteri menghantam pintu masuk ruang gawat darurat rumah sakit itu. Serangan lain menimpa area dekat Rumah Sakit M10.

 

Menurut Kepala Rumah Sakit M10 Mohammed Abu Rajab, unit perawatan intensif paling parah terpapar serangan. Generator dan penyuplai oksigen rusak.

 

Pemerintah Suriah dan Rusia dituding menarget fasilitas-fasilitas medis di area kelompok oposisi. Sejak awal pekan lalu, rumah sakit-rumah sakit di Aleppo Timur terpenuhi korban serangan. MSF mengatakan, dokter-dokter mereka melaporkan bahwa mereka menerima lebih dari 270 jenazah dan 800 pasien luka-luka.

СНПЧ А7 Тюмень, обзоры принтеров и МФУ

Media Partner Website Arsada:

KEMENKES KEMENDAGRI PERSI BPJS KARS ALKES    
Follow Us Contact Us