Berita Arsada
Wednesday December 12, 2018
Register
  • Patient Complaine Handling
  • Doctor and Patient
  • Doctor Writing Notes
  • Laboratory
  • Operasi

Feed Display

No feed URL specified.

berita arsada

Seminar Nasional X Asosiasi Rumah Sakit Daerah Seluruh Indonesia

Seminar Nasional X Asosiasi Rumah Sakit Daerah Seluruh Indonesia (ARSADA)

Jakarta, 23 – 25 Agustus 2017

Hari 1 | Hari 2 | Hari 3

 

rakernas-arsada-1-5

rakernas-arsada-1-4Isu utama yang diangkat pada Seninar Nasional kali ini terkait dengan kelembagaan rumah sakit daerah dimana rumah sakit daerah saat ini merupakan UPT Dinas Kesehatan. Sebagai UPT, masih menjadi tanda tanya bagaimana kewenangan dan fleksibilitas yang dimiliki oleh rumah sakit daerah, khususnya yang telah menerapkan PK-BLUD. Bagi RSD, perubahan ini sangat signifikan terhadap pengelolaan sumber daya yang pada akhirnya berdampak terhadap output pelayanan. Bagi Dinas Kesehatan sendiri, masuknya RS Daerah sebagai UPT akan menambah beban kewajiban Dinkes untuk bertanggung jawab tidak saja dalam hal pengawasan melainkan sampai ke pengelolaan RSD. Kompleksnya masalah kelembagaan rumah sakit daerah ini menjadi sangat relevan untuk diangkat menjadi topik Seminar Nasional yang juga dirangkaikan dengan Rapat Kerja Nasional ARSADA.

 

Hal tersebut juga disampaikan dalam sambutan Ketua Umum PP ARSADA. Rakernas ini terdiri dari beberapa kegiatan, selain seminar (278 peserta) ada workshop (keperawatan, laboratorium medik, CSSD dan Clinical Pathway) yang kesemuanya diselenggarakan untuk update RS mengenai kelembagaan dan secara paralel meningkatkan kompetensi RS dalam hal teknis pelayanan. RSD yang jumlahnya lebih dari 700 dan tersebar merata di seluruh Indonesia telah memberikan sumbangsih dalam peningkatan pelayanan kesehatan rujukan, juga sebagai tempat penelitian dan pengembangan. Oleh karena itu, kelembagaan RSD perlu dirancang agar mampu memfasilitasi seluruh kegiatan tersebut. Perubahan kelembagaan akan mempengaruhi tata kelola klinis, yang pada akhirnya menentukan mutu keluaran pelayanan yang menjadi fokus penting di era JKN.

 

Seminar dibuka oleh Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesehatan dr. Sigit Priyohutomo, MPH, yang mewakili Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Puan Maharani) yang berhalangan hadir. Sambutan Puan Maharani yang dibacakan oleh Sigit Priyohutomo menyebutkan bahwa ARSADA menjadi wahana dalam merumuskan upaya dan program untuk meningkatkan mutu pelayanan RSD. Sebagai fasilitator, motivator, advokator, keberadaan ARSADA sangat strategis dalam mendukung kebijakan nasional dan anggotanya melayani 180 juta peserta JKN. Menko menghimbau agar RSD terus meningkatkan pelayanan agar masyarakat lebih puas. Manajemen diharapkan lebih profesional agar mampu melakukan kendali mutu-kendali biaya.

 rakernas-arsada-1-6

Mendagri:

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengingat bahwa Jokowi punya janji politik yang kemudian diterjemahkan oleh menteri-menteri. Gubernur adalah tangan kanan presiden sehingga harus dilantik oleh presiden. Program srategis nasional dari pemerintah pusat wajib dilaksanakan oleh gubernur terpilih, bupati/walikota hingga kepala desa. Ada program prioritas di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. Infrastruktur ekonomi (jalan, jembatan, irigasi), sosial (pendidikan dan kesehatan) merupakan program favorit kepala daerah. Sektor swasta tertarik untuk ikut membangun RS, sehingga RSD harus dipersiapkan dengan baik untuk merespon kekuatan sektor swasta tersebut. Banyak aturan yang perlu dibahas bersama antara Kemnedagri, Kemenkes dan Kemenpan. RS sifatnya otonom dalam menerapkan tata kelola pelayanan klinis dan keuangan. Ada empat poin arahan Presiden kepada Kemendagri yaitu: 1) membangun hubungan tata kelola Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang semakin efektif, 2) mempercepat reformasi birokrasi, 3) Pemerataan pembangunan dan 4) memperkuat otonomi daerah demi kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, Kementerian Dalam Negeri bersama dengan kementerian teknis mengusulkan bahwa PERPRES yang akan disusun setidaknya memuat dua hal: 1) pengelolaan manajemen RS dengan model BLUD & non-BLUD, 2) peraluhan jabatan struktural menjadi jabatan fungsional dengan mengakomodir tugas manajerial direktur untuk dapat dikonversi menjadi angka kredit. Mendagri menyarankan ARSADA dan para profesi kesehatan menyampaikan aspirasi melalui memo dengan highlight pada hal-hal yang prioritas kepada Kemenkes dan Kemendagri, tidak disarankan dengan cara demonstrasi.

rakernas-arsada-1-8

Terkait dengan hal tersebut, Menteri Kesehatan, Prof. DR. Dr. Nila Moeloek, SpM (K) mengingatkan bahwa kesehatan adalah HAM; tapi sekaligus juga investasi. Di era JKN ini, RS Daerah memiliki tanggung jawab dan kewajiban antara lain mengubah pol apemberian jasa dari fee-for-service menjadi sistem remuenrasi, memahami konsep JKN secara utuh, memahami sistem pembayaran prospektif INA CBGs, memahami kendali mutu dan kendali biaya, membentuk tim pencegahan fraud dan tim musyawarah klaim verifikasi gabungan, memahami persyaratan untuk menjadi fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS, dan mempercepat peningkatan dan penetapan kelas serta akreditasi RS.

rakernas-arsada-1-10 

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Dr. H. Asman Abnur, SE, MSi meyampaikan mengenai kebijakan penataan kelembahaan RSD. Pada reformasi birokrasi, yang akan dibenahi adalah kelembagaannya, SDM aparatur dan tata laksana untuk meningkatkan pelayanan publik. Jika dulu indikator kinerja adalah penyerapan anggaran dan status keuangan WTP, maka kini yang menjadi indikator adalah apa manfaat dari anggaran yang terserap tersebut. Menurut Asman, Kadinkes dan Direktur RS sama-sama setingkat eselon dua. RS bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas teknis dibidang kesehatan. Sebagai Unit Pelaksana Teknis, RS memiliki karakteristik mandiri dalam aspek kepegawaian, keuangan, perlengkapan dan lokasi.  (pea)

rakernas-arsada-1-1

rakernas-arsada-1-2

rakernas-arsada-1-3

rakernas-arsada-1-7

rakernas-arsada-1-9

Dokter & Perawat Demo, Pasien Telantar di RSUD Sorong

  1. SORONG - Ratusan dokter dan tenaga medis dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Sorong, Papua Barat, melakukan aksi unjuk rasa damai di halaman rumah sakit, Senin 31 Oktober 2016. Aksi demo ratusan massa dari dokter dan tenaga medis ini menuntut pembayaran jasa medik dan transparansi dari pihak manajemen.

Read more: Dokter & Perawat Demo, Pasien Telantar di RSUD Sorong

RESUME FGD 27 April 2016 DPR RI

$1.      Acara dibuka oleh Ketua FPKS DPR RI pukul 13.30 WIB.

$2.      Disusul Key note Speak oleh Menkes:

a.       Menyadari bahwa besaran premi memang secara aktuaria kurang, seharusnya adalah 36 ribu untuk kelas III.

b.      Terjadi rasio klaim yang kurang proporsional dengan justru lebih tinggi pada kelompok Mandiri.

c.       Terjadi pergeseran pola penyakit ke penyakit tidak menular

d.      Komponen Faskes RS yang besar justru milik Daerah dan Swasta, Kemenkes hanya pada sekitar 5% saja.

Read more: RESUME FGD 27 April 2016 DPR RI

Reportase Pra Munas dan Munas VII Arsada

Pembukan Munas Arsada VII

 

Pra Munas | Munas Hari 1 | Seminar II | Seminar III | Kuliah Umum Ridwan Kamil | Seminar IV | Galeri Foto 1 | Galeri Foto 2

 

 

Selama empat hari (12 – 15 April 2016) ARSADA menyelenggarakan musyawarah nasional yang merupakan mekanisme transisi kepemimpinan dan kepengurusan ARSADA. Sebagai tradisi, acara Munas selalu dibarengi dengan aktivitas updating pengetahuan dan informasi terbaru sesuai dengan isu yang berkembang. Munas kali ini mengambil tema “Bila RSD Menjadi UPTD, Dapatkah Mempertahankan dan Meningkatkan Mutu Pelayanan di Era JKN dan MEA?” yang dibuka dengan seminar Pra-Munas pada 12 April dengan tema “Perubahan Organisasi Perangkat Daerah: Gonjang Ganjing Komunitas RSD dan Pengaruhnya pada Mutu Layanan”.

 

Informasi seputar pelaksanaan seminar akan disajikan setiap hari di website ini, di hari berikutnya. Silakan simak laporan selengkapnya.

 

RAPAT KERJA NASIONAL IX ASOSIASI RUMAH SAKIT DAERAH

RAPAT KERJA NASIONAL IX

ASOSIASI RUMAH SAKIT DAERAH

 

Manado, 3 – 5 Juni 2015

Reporter: Putu Eka Andayani, Elisabeth Listyani

 

Pembukaan (Rabu, 3 Juni 2015)

Read more: RAPAT KERJA NASIONAL IX ASOSIASI RUMAH SAKIT DAERAH

SEMINAR DAN PAMERAN ALAT KESEHATAN

This is a bridge
This bridge is very long
On the road again
This slideshow uses a JQuery script adapted from Pixedelic

Media Partner Website Arsada:

KEMENKES KEMENDAGRI PERSI BPJS KARS ALKES    
Follow Us Contact Us