Berita Arsada
Tuesday July 23, 2019
Register
  • Patient Complaine Handling
  • Doctor and Patient
  • Doctor Writing Notes
  • Laboratory
  • Operasi

Feed Display

No feed URL specified.

berita arsada

Celah Pelaksanaan JKN

Sebagai pembicara ke dua, dalam seminar hari ke 2, pada Rakernas ARSADA  yang menyoroti masalah  “Mungkinkah JKN membuat RS bangkrut?”, Prof Dr Hasbullah Thabrany, MPH, DrP, mempresentasikan makalahnya yang berjudul “Hollow Pelaksanaan JKN”, di Gumaya Tower Hotel, Kamis 12 Juni 2014. 

 

Guru Besar FKM UI itu mengawali dengan memberikan gambaran layanan rumah sakit  sebelum JKN, di mana mayoritas penduduk di Indonesia membeli sendiri –dari koceknya, layanan rumah sakit yang mahal dari pihak pemerintah. Dan, kebijakan RS menyebabkan banyak dokter yang menjadi Robin Hood –untuk menolong rakyat miskin.

Read more: Celah Pelaksanaan JKN

BPJS Stop Kemitraan RS Mardi Rahayu

KUDUS, www.arsada.org. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) menghentikan kerja sama dengan Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus, Jawa Tengah.Kepala BPJS Kesehatan Cabang Utama Kudus Herman Dinata memutuskan  mulai 1 Juni 2014, RS Mardi Rahayu Kudus tidak lagi  melayani peserta program Jaminan Kesehatan Nasional  (JKN).

 

Keputusan menyetop kerjasama dengan RS Mardi Rahayu Kudus, menurut Herman,  berawal dari pengaduan peserta JKN yang berobat di rumah sakit tersebut. Mereka melayangkan surat ke BPJS yang isinya mengeluh akan pelayanan kesehatan di  RS Mardi Rahayu. “Keluhan pasien Klas III Ini sudah berulangkali yang diterima BPJS,”  jelasnya.

Read more: BPJS Stop Kemitraan RS Mardi Rahayu

Menekan Angka Kepenyakitan Dengue

            JAKARTA, www.arsada.org. Memperingati Hari Dengue Asean, yang diselenggarakan di Wisma Atlet, pada  Minggu 15 Juni 2014, dimanfaatkan untuk mengedukasi masyarakat di DKI Jakarta, “Untuk menekan angka kematian akibat dengue pada tahun 2015 mendatang,” kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta dr Dien Emawati. 

 

            Angka kepenyakitan dengue di wilayah Propinsi DKI Jakarta, selama semester awal 2014, tercatat 5321 kasus. Dien berjanji akan menurunkan angka kematian yang disebabkan penyakit dengue, virus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk. 

Read more: Menekan Angka Kepenyakitan Dengue

Pembangunan Kesehatan di Kaltim di Era JKN

Pada hari ke dua seminar yang diadakan pertepatan dengan  Rakernas ARSADA di Gumaya Tower Hotel, Kota Semarang, pada Kamis tanggal 12 Juni 2013, Awang Faroek Ishak selaku Gubernur Kalimantan Timur mempresentasikan makalah yang bertopik  “Prioritisasi Program dan Kegiatan Bidang Kesehatan di Propinsi Kaltim pada Era JKN”

 

Sebagai pembicara ke 3, Awang Faroek  tidak merasa kecil hati menyampaikan makalah di bidang kesehatan di luar bidang keilmuan yang dikuasainya.  Selaku orator yang ulung dan berpengalaman Awang dengan lugasnya memaparkan makalahnya setebal 64 halaman, yang berbentuk power point.  Diawali dengan penjelasan  mengenai wiilayah administrasi Kalimantan Timur yang meliputi 10 Kabupaten, hingga Kalimantan Utara yang terdiri dari lima Kabupaten.

Read more: Pembangunan Kesehatan di Kaltim di Era JKN

INA CBG’s, Antara Konsep dan Realita

Rumah Sakit akan mendapatkan pembayaran berdasarkan rata-rata biaya yang dihabiskan oleh suatu kelompok diagnosis.

         

Dalam seminar yang diselenggarakan Asosisasi Rumah Sakit Daerah Seluruh Indonesia (ARSADA), di Semarang, 11-13 Juni 2014, Prof dr Syed Mohamed Aljunid, MSc, PhD memaparkan makalah berjudul “Penyusunan Tarif INA CBG’s: Antara Konsep dan Realita”. INA CBG’s merupakan singkatan dari Indonesia Case Base Groups, yaitu sebuah aplikasi yang digunakan rumah sakit untuk mengajukan klaim pada pemerintah.

 

INA CBG’s merupakan sistem pembayaran dengan sistem "paket", berdasarkan penyakit yang diderita pasien. Sistem pembayaran ini diterapkan untuk pelayanan baru kesehatan bagi warga masyarakat Indonesia. Case Base Groups  sendiri merupakan cara pembayaran perawatan pasien berdasarkan diagnosis atau kasus yang relatif sama.

Read more: INA CBG’s, Antara Konsep dan Realita

Media Partner Website Arsada:

KEMENKES KEMENDAGRI PERSI BPJS KARS ALKES    
Follow Us Contact Us