RSUD Kefamenanu Segera Menjadi BLUD

KEFAMENANU-–Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)  Kefamenanu segera menggunakan pola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) untuk meningkatkan mutu pelayanan.

Direktur Umum RSUD Kefamenanu, dr. Dery Fernandes,  di ruang kerjanya, Selasa (24/6/2014) siang, menjelaskan, dengan menerapkan pola BLUD, manajemen otonom dalam mengelola keuangan, terutama yang berhubungan dengan kebutuhan rutin untuk operasional setiap hari. “Jadi ada fleksibilitas,” ungkapnya.

Menyoal admnistrasi BLUD, Fernandes mengakui masih menunggu dokumen dari bappeda, inspektorat, keuangan serta hukum. Setelah semua dokumen sudah disiapkan, kata Fernandes, pihaknya tinggal menunggu peraturan Bupati TTU.

“Sebelumnya kita sudah konsultasi dengan Sekda TTU  untuk pembuatan perdanya. Tapi kita pakai peraturan yang lama,  tinggal ubah sedikit poin-poin penting yang ada. Sebelumnya kita sudah dinilai kementerian kesehatan, lulus ke kelas C namun tinggal proses SK-nya. Jadi, selama ini kita punya beberapa target, yaitu peningkatan kelas dan penambahan tenaga spesialis,” tutur Fernandes.

Menyoal akreditasi, diakui Fernandes, RSUD Kefamenanu telah diakreditasi tahun 2012, dan  pada tahun 2015 mendatang akan diakreditasi ulang. Pasalnya, salah satu syarat guna melakukan kerja sama dengan BPJS yaitu akreditasi dan kenaikan kelas menjadi C dan penambahan tenaga spesialis.

“Saat ini kami mempunyai empat tenaga spesialis, yaitu spesialis penyakit dalam, apesialis anak, kebidanan dan anastasi. Ke depannya perlu ditambah spesialis bedah dan rontgen. Ini tenaga langkah, jadi kita perlu siapkan mobil pribadi untuk mereka, rumah serta gaji Rp 15 juta per bulan,” ungkapnya. Ia mengatakan, persyaratan untuk naik ke kelas C minimal harus mempunyai empat orang dokter spesialis.

Pendapatan  RSUD Kefamenanu saat ini, lanjutnya, Rp 500 juta hingga Rp 700 juta/bulan  untuk standar kelas D. “Mudah-mudahan setelah naik menjadi kelas C, pendapatan kita per bulan bisa mencapai Rp 1 miliar,” harapnya. (aa)

Sumber: tribunnews.com

Leave a comment