Update Satgas ARSADA – Respon Bencana Aceh & Sumatera Utara

Periode: November 2025 – Januari 2026

 

Pengantar

Sejak dibentuk sebagai respon terhadap bencana banjir dan longsor di Aceh dan Sumatera Utara, Satgas ARSADA terus bekerja untuk memastikan bahwa rumah sakit daerah yang terdampak tetap dapat menjalankan fungsi pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Publikasi bulanan ini disusun sebagai bentuk transparansi publik atas langkah, capaian, dan tantangan yang dihadapi Satgas dalam menjalankan mandat tersebut.

Ringkasan Capaian Utama

  • Donasi terkumpul hingga akhir Januari 2026 mencapai lebih dari Rp300 juta rupiah
  • Lebih dari 80% telah disalurkan untuk kebutuhan prioritas
  • Tim Pendamping ARSADA terbentuk untuk RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang
  • Advokasi dan koordinasi lintas jejaring pusat–daerah terus berlangsung
  • Kunjungan lapangan dan penyusunan policy brief telah dilakukan

1. Penggalangan & Penyaluran Donasi

Hingga akhir Desember 2025, Satgas ARSADA berhasil menghimpun donasi sebanyak Rp332.707.043 rupiah dari berbagai pihak. Sebanyak Rp197.000.000 dari donasi tersebut telah disalurkan untuk mendukung rumah sakit daerah terdampak bencana di Aceh dan Sumatera Utara, terutama dalam bentuk obat-obatan, bahan medis habis pakai, pengolahan air bersih, serta kebutuhan dasar seperti sembako untuk para tenaga kesehatan yang juga menjadi korban bencana.

Penyaluran dilakukan dengan prinsip tepat guna, bertahap, dan menyesuaikan kebutuhan lapangan, seiring keterbatasan akses dan kondisi pascabencana yang dinamis.

2. Pendampingan RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang

Satgas ARSADA membentuk Tim Pendamping yang akan memberikan dukungan teknis dan manajerial bagi RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang, salah satu rumah sakit daerah yang terdampak paling berat. Pendampingan ini diarahkan untuk membantu rumah sakit menjaga kesinambungan layanan, sekaligus menyiapkan langkah pemulihan dan revitalisasi ke depan.

Kunjungan lapangan telah dilakukan untuk memahami secara langsung tantangan pelayanan, kondisi sarana-prasarana, serta kebutuhan manajemen rumah sakit.

3. Advokasi & Koordinasi Kebijakan

Selain dukungan lapangan, Satgas ARSADA aktif melakukan fasilitasi dan advokasi melalui jejaring di Kementerian Kesehatan, Pemerintah Provinsi Aceh, dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang. Upaya ini bertujuan memastikan pemulihan layanan rumah sakit ditempatkan sebagai bagian dari isu sistem kesehatan, bukan sekadar persoalan infrastruktur.

Sebagai bagian dari proses tersebut, Satgas juga menyusun policy brief dan rencana tindak lanjut untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti.

4. Pembelajaran & Tantangan

Pengalaman lapangan menunjukkan bahwa pemulihan rumah sakit pascabencana memerlukan pendekatan lintas sektor dan berkelanjutan. Tantangan utama tidak hanya terkait bangunan dan peralatan, tetapi juga kesinambungan layanan, keselamatan pasien, serta beban ganda yang dihadapi pemerintah daerah.

Arah Kerja Berikutnya

Pada periode selanjutnya, Satgas ARSADA akan:

  • melanjutkan pendampingan teknis RSUD Muda Sedia,
  • memperbarui policy brief seiring masuknya data tambahan,
  • memperkuat koordinasi lintas pemangku kepentingan,
  • dan memastikan transparansi penyaluran donasi secara berkala.

SATGAS ARSADA masih membuka donasi bagi pihak-pihak yang ingin membantu menjaga kesinambungan pelayanan kesehatan di rumah sakit daerah bagi masyarakat terdampak bencana, sambil percepatan pemulihan dilakukan.


Rekening Donasi ARSADA

Bank Mandiri – KCP Jakarta Puri Kencana

1180022282221

a/n ARSADA SELURUH INDONESIA

Tambahkan kode 123 di akhir nominal

Contoh: Rp 100.123 | 500.123 | 1.000.123

Konfirmasi via: https://forms.gle/8NjHTQLKcKegxf6F8

 

 Contacts SATGAS ARSADA:

Komandan: dr. Nuzelly Husnedi, MARS (+62 812-7540-545) — Sekretaris: dr. Winarto, MARS (+62 818-0495-0541) — Sekretariat ARSADA: Endang Junaedi (+62 857-9319-0584) — Email: penguruspusatarsada@gmail.com — Website: www.arsada.org


Bidang Humas dan Hubungan Antar-Lembaga

ARSADA Pusat