Pimpinan ARSADA Kunjungi RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang, Perkuat Dukungan Pemulihan Pascabencana

Pimpinan ARSADA Kunjungi RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang, Perkuat Dukungan Pemulihan Pascabencana

Aceh Tamiang, arsada.org.

Pada Rabu, 21 Januari 2025, pimpinan ARSADA melakukan kunjungan ke RSUD Muda Sedia, sebagai Rumah Sakit Daerah yang terdampak paling berat akibat bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung perkembangan situasi terkini serta memberikan dukungan moral kepada civitas hospitalia RSUD Muda Sedia.

Rombongan ARSADA terdiri dari Dewan Penasihat, Dewan Pakar, Ketua Umum PP ARSADA, serta anggota Satgas dan Tim Pendamping ARSADA, didampingi Pengurus ARSADA Wilayah Aceh. Ketua Satgas ARSADA untuk Respon Bencana turut bergabung saat rombongan transit di Medan sebelum melanjutkan perjalanan bersama menuju Aceh Tamiang.

Di RSUD Muda Sedia, rombongan disambut oleh Direktur RSUD Muda Sedia. Dalam diskusi awal, dibahas kondisi pelayanan rumah sakit pascabencana serta kebutuhan penguatan kapasitas dalam proses pemulihan, rekonstruksi, dan revitalisasi rumah sakit. Kehadiran pimpinan ARSADA dipandang sebagai bentuk dukungan organisasi profesi yang strategis untuk memperkuat langkah pemulihan secara terencana dan kolaboratif.

Dalam pertemuan tersebut, disepakati pentingnya penyusunan policy brief sebagai bahan advokasi kepada pemerintah pusat dan pemangku kepentingan terkait, dengan dukungan pendampingan teknis dari ARSADA. ARSADA juga menyampaikan komitmen untuk memfasilitasi koordinasi dan kolaborasi antara manajemen RSUD Muda Sedia, pemerintah daerah, serta tim pendamping dari Kementerian Kesehatan dalam rangka perencanaan pemulihan dan penguatan layanan rumah sakit.

Sebagai bagian dari upaya jangka menengah, turut dibahas alternatif penguatan rumah sakit melalui program revitalisasi dan peningkatan mutu pelayanan, termasuk pendampingan dalam proses akreditasi bagi Rumah Sakit Daerah terdampak bencana di Aceh, yang akan disiapkan secara bertahap melalui dukungan lintas pemangku kepentingan.

Usai kunjungan ke rumah sakit, rombongan ARSADA melanjutkan silaturahmi ke Kantor Bupati Aceh Tamiang untuk menyampaikan maksud kedatangan dan membuka ruang komunikasi lebih lanjut. Bupati Aceh Tamiang menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dalam upaya pemulihan layanan kesehatan di wilayahnya. Dalam pertemuan ini, dibahas pentingnya memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat agar proses pemulihan RSUD Muda Sedia dapat berjalan lebih terarah.

Kegiatan ditutup dengan peninjauan lapangan di area pelayanan dan sarana prasarana RSUD Muda Sedia. Seluruh rangkaian kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen ARSADA untuk terus mendampingi Rumah Sakit Daerah terdampak bencana, melalui dukungan moral, teknis, dan advokasi kebijakan yang berkelanjutan.

Pelan tapi Pasti, RSUD Zubir Mahmud Kembali Menjadi Tumpuan Warga

RSUD Zubir Mahmud mulai beroperasi kembali setelah terdampak banjir. Aktivitas pelayanan kesehatan secara bertahap kembali berjalan, ditandai dengan ramainya pasien di ruang tunggu rawat jalan yang menunggu giliran pemeriksaan.

Kondisi ini menunjukkan meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan masyarakat pascabencana sekaligus menjadi indikator awal pemulihan operasional rumah sakit. Meski demikian, dukungan lanjutan masih diperlukan untuk memastikan pelayanan dapat berjalan stabil dan berkesinambungan di tengah keterbatasan yang masih dihadapi pascabanjir.

Sebagai bagian dari upaya pemulihan layanan kesehatan di wilayah terdampak bencana, ARSADA terus memantau perkembangan dan menyalurkan dukungan dari para donatur guna membantu Rumah Sakit Daerah kembali melayani masyarakat secara optimal.

Gambar Pasien tampak memenuhi ruang tunggu rawat jalan RSUD Zubir Mahmud Aceh Timur seiring dimulainya kembali pelayanan kesehatan pascabanjir.

ARSADA masih membuka rekening donasi guna mendukung keberlanjutan pelayanan kesehatan di RSUD Zubir Mahmud dan Rumah Sakit Daerah terdampak lainnya.

Salurkan donasi anda melalui Rekening Resmi ARSADA:

Bank Mandiri – KCP Jakarta Puri Kencana

No. Rekening: 1180022282221

a/n ARSADA SELURUH INDONESIA

 

(Tambahkan kode 123 di akhir nominal untuk verifikasi.

Contoh: Rp 100.123 / 500.123 / 1.000.123)

Konfirmasi Donasi: https://forms.gle/8NjHTQLKcKegxf6F8

 ©Humas dan Publikasi SATGAS Bencana ARSADA – 2025

RSUD SAAS Aceh Timur Mulai Beroperasi Pascabanjir

RSUD Sultan Abdul Azis Syah di Kabupaten Aceh Timur mulai beroperasi kembali setelah terdampak banjir. Dengan dukungan personel TNI, proses pembersihan area rumah sakit berlangsung lancar. Meski bekas ketinggian air banjir masih terlihat pada dinding bangunan, kondisi rumah sakit secara umum telah bersih dan dapat digunakan untuk pelayanan kesehatan.

Gambar Prajurit TNI membantu proses pembersihan selasar dan area rumah sakit RSUD SAAS Aceh Timur sebagai bagian dari percepatan pemulihan layanan kesehatan.

Aktivitas pelayanan kembali berjalan, ditandai dengan mulainya antrean pasien di ruang tunggu rawat jalan. Sementara itu, ruang rawat inap belum seluruhnya dapat difungsikan, sehingga untuk sementara bangsal anak digunakan untuk merawat pasien anak maupun pasien dewasa.

Gambar Sebagian ruang rawat inap RSUD SAAS mulai dibersihkan dan difungsikan kembali, meskipun belum seluruh bangsal dapat digunakan secara optimal.

Untuk memastikan keberlanjutan pelayanan, dukungan dari para donatur masih sangat dibutuhkan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan operasional dan medis. ARSADA menyatakan komitmennya untuk terus memberikan dukungan moral, tenaga, pemikiran, serta menyalurkan bantuan dari para donatur agar pelayanan kesehatan di RSUD SAAS dapat terus berjalan dan kembali pulih secara bertahap.

Gambar Kamar operasi RSUD SAAS kembali disiapkan untuk pelayanan medis setelah proses pembersihan, memungkinkan tindakan operasi dilakukan kembali pascabencana.

Gambar Antrean pasien mulai terlihat di ruang tunggu rawat jalan RSUD Sultan Abdul Azis Syah Aceh Timur, menandai kembali berjalannya layanan kesehatan pascabanjir.

ARSADA mengajak seluruh pihak untuk terus berpartisipasi melalui rekening donasi yang masih dibuka, guna memastikan pelayanan kesehatan di RSUD SAAS dan RSD terdampak lainnya dapat berjalan secara berkesinambungan.

Salurkan donasi anda melalui Rekening Resmi ARSADA:

Bank Mandiri – KCP Jakarta Puri Kencana

No. Rekening: 1180022282221

a/n ARSADA SELURUH INDONESIA

 

(Tambahkan kode 123 di akhir nominal untuk verifikasi.

Contoh: Rp 100.123 / 500.123 / 1.000.123)

Konfirmasi Donasi: https://forms.gle/8NjHTQLKcKegxf6F8

Gambar tampak depan RS

Gambar tandon persediaan air bersih di RS

                  

©Humas dan Publikasi SATGAS Bencana ARSADA – 2025

Relawan Tenaga Kesehatan

Hasil perhitungan sementara dibutuhkan sekitar 709 relawan tenaga kesehatan untuk mendukung operasional RSUD di 6 Kab/Kota terdampak (rotasi setiap dua minggu).

Dan dibutuhkan sekitar 845 relawan tenaga kesehatan untuk mendukung operasional Puskesmas di 6 Kab/Kota terdampak (rotasi setiap dua minggu).

RSUD Soedarso Pastikan Ketersediaan Obat untuk Pasien BPJS Aman

PONTIANAK, SP – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soedarso memastikan ketersediaan obat bagi pasien, khususnya peserta BPJS Kesehatan, tetap aman meskipun menghadapi sejumlah tantangan di lapangan.

Direktur RSUD Soedarso, Hary Agung Tjahyadi mengatakan, pihaknya terus berupaya menjaga kelancaran pelayanan kesehatan dengan menyusun perencanaan kebutuhan obat secara sistematis setiap tahun.

RSUD IA Moeis jadi Proyek KPBU Pertama untuk Rumah Sakit di Indonesia

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Kota Samarinda mencetak tonggak penting dalam sejarah pembangunan infrastruktur kesehatan nasional. 

Adalah Rumah Sakit Umum Daerah Inche Abdoel (RSUD IA) Moeis) yang akan menjadi rumah sakit pertama di Indonesia dibangun melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) tanpa menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Inisiatif ini mendapatkan sambutan hangat dari investor kelas dunia dan juga menarik perhatian khusus dari Pemerintah Australia. 

RSUD Bob Bazar Kalianda Layani Pasien Cuci Darah Penyakit Menular Dan Ginjal Kronik

SMARTNEWS.ID — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazzar Kalianda saat ini terus meningkatkan pelayanan kesehatan, salah satunya pelayanan cuci darah dengan pasien penyakit menular dan gagal ginjal kronik. Saat ini RSUD Bob Bazar Kalianda memiliki 18 unit mesin pelayanan cuci darah (Hemodealisa,red) dan 1 unit ruang isolasi bagi pasien cuci darah. Hal ini dikatakan Direktur RSUD Bob Bazzar Kalianda dr.Reny Indrayani, Kamis, 10 April 2025.

dr.Reny Indrayani menjelaskan, untuk pasien cuci darah yang dilayani berjumlah 65 orang penderita gagal ginjal kronik yang harus mendapatkan pelayanan cuci darah.

RSUD OKU Timur tingkatkan layanan cuci darah

Martapura (ANTARA) – RSUD Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan (Sumsel) meningkatkan pelayanan bagi pasien cuci darah dengan menyediakan sebanyak 12 unit mesin hemodialisa.

Direktur Utama RSUD OKU Timur Sugihartoni di Martapura, Sumsel, Kamis, mengatakan saat ini pihaknya menyediakan sebanyak 12 unit mesin hemodialisa untuk melayani pasien cuci darah.

RSUD Wamena dapat hibah peralatan operasi modular

Wamena, Papua Pegunungan (ANTARA) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wamena, Papua Pegunungan, menerima hibah berupa unit peralatan teater operasi modular atau general modular operating theatre (GMOT) senilai Rp12 miliar.

Direktur RSUD Wamena Felly G Sahureka di Wamena, Senin, mengatakan alat GMOT ini akan digunakan kepada pasien yang akan dioperasi.

“Fungsinya pasien yang akan dioperasi akan merasa nyaman seperti di dalam studio atau teater,” katanya.

RSUD Palagimata Baubau Diusulkan Berubah Nama

KBRN, Baubau: Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Baubau kini telah menunjukkan kekompakannya dalam menjalankan tugas, dengan dukungan penuh dari Wali Kota Baubau yang baru.

Asisten I Setda Kota Baubau, La Ode Aswad, mewakili Wali Kota Baubau, mengungkapkan bahwa saatnya RSUD Baubau mengalami perubahan besar, termasuk di antaranya perubahan nama rumah sakit.